Senin, 26 Januari 2015

Gangguan kelenjar Tiroid



A.  FUNGSI KELENJAR TIROID

Kelenjar tiroid
meruapakan kelenjar endonkrin yang menghasilkan hormon  tiroksin, kalsitonin dan triodotironin. Dua hormon yang diawali huruf T tersebut berfungsi untuk metabolisme tubuh ketika berada di dalam darah, mengatur kecepatan pembakaran energi dalam tubuhdan juga berfungsi untuk membuat protein dan mengatur sensitivitas tubuh terhadap hormon yang lain. Akan tetapi, kinerja hormon tidak selalu berjalan seperti diharapkan orang. Terkadang reseptor (penerima sinyal) pada kelenjar tiroid mengalami gangguan.

B. TERDAPAT 2 JENIS GANGGUAN KELENJAR TIROID
  1. Hipertiroid, Pada dasarnya penderita hiperteroid ini memiliki metabolisme tubuh sangat cepat, proses pembakaran tubuhpun berlangsung terus menerus sehingga badan penderita penyakit hipertiroid cenderung kurus, meski makannya banyak, kelenjar tiroid tetap saja memproduksi hormon tiroksin, sekalipun otak telah menghentikan keluarnya hormon TSH. Hal ini akan mengakibatkan hormon tiroksin berlebih, atau biasa disebut dengan hipertiroid. Gangguan Kelenejar Hipertiroid dapat menimbulakan tanda - tanda gejala diantaranya :

    • merasa lapar meski telah makan banyak
    • buang air besar sampai 2 – 3 kali sehari
    • banyak mengeluarkan keringat
    • timbul rasa gelisah
    • sulit tidur
    • mudah marah
    • otot terasa lemas serta jantung berdegup kencang.
  2. Sedangankan Hipotiroid merupakan gangguan kelenjar tiroid, dimana tubuh hanya bisa memproduksi sedikit hormon tiroksin sehingga tidak bisa mencukupi kebutuhan tubuh, Hal ini berakibat metabolisme tubuh lambat sehingga menimbulakan gejala seperti :

    • mudah sekali gemuk
    • badan terasa letih
    • mudah mengantuk
    • tulalit
    • mudah kedinginan
    • gerakan tubuh lamban
    • rambut rontok
    • sembelit serta mudah mengalami stres
Jika Anda mengalami gejala – gejala seperti di atas, maka besar kemungkinan Anda mengalami Hipertiroid ataupun hipotiroid.

baca juga artikel Pengobatan Tradisional Kelenjar Tiroid

C. CARA MENGATASI GANGGUAN (KELAINAN) KELENJAR TIROID

Ada beberapa cara untuk mengatasi gangguan kelenjar tiroid, khususnya penderita hipertiroid, antara lain :
  1. Mengkonsumsi obat – obatan yang berperan untuk mengontrol kelenjar tiroid agar dapat mengurangi hormon tiroksin. Cara ini memang tidak beresiko, kecuali bagi mereka yang alergi. Tetapi cara ini memerlukan waktu cukup lama, kurang lebih 1 tahun dengan pengawasan dokter.
  2. menjalankan Operasi, Cara kedua dalam menangani gangguan kelenjar tiroid, khususnya hepertiroid adalah dengan melakukan operasi pengangkatan sebagian kelenjar tiroid. Hal ini dimaksudkan, agar jika kelenjar tiroid berkurang, maka produksi hormon tiroksin otomatis juga akan ikut berkurang. Akan tetapi, cara ini memiliki resiko. Karena jika kelinjar tiroid terlalu banyak diambil, hingga melebihi ambang batas, maka akan mengurangi produksi hormon tiroksin, sehingga justru akan mengalami hipotiroid. Sebaliknya, jika terlalu sedikit kelenjar tiroidnya diambil, maka tidak berpengaruh apa – apa. Artinya tetap saa hipertiroid. Di samping itu, resiko lain dari cara operasi adalah terangkatnya kelenjar paratiroid, karena letaknya sangat berdekatan dengan kelenjar tiroid. Manfaat kelenjar paratiroid adalah membantu sistem metabolisme kalsium. Jika sampai terangkat, penderita gangguan kelenjar tiroid tadi bisa kekurangan kalsium bahkan bisa sampai mengalami kejang. Resiko lainnya yaitu terangkatnya pita suara, karena letaknya juga berdekatan dengan kelenjar tiroid. Jika hal iru sampai terjadi, bisa mengakibatkan suara parau, hingga sulit dikembalikan.
     
  3. Cara ketiga mengatasi gangguan kelenjar tiroid, yakni hipertiroid adalah dengan mengkonsumsi kapsul yodium radioaktif. Kapsul tersebut berperan merusak kelenjar. Hanya saja, dalam meminumnya harus hati – hati, sesuai dosis anjuran dokter. Jika tidak, justru akan merusak kelenjar – kelenjar tubuh di luar kewajaran. Sehingga penderita hipertiroid akan berubah menjadi hipotiroid. 
Dari ketiga cara mengatasi untuk mengatasi gangguan kelenjar tiroid tersebut memiliki resiko yang berdampak negatif bagi kesehatan tubuh, oleh karena itu kami merekomendasikan Ramuan tradisional perpaduan khaisat kulit manggis dan daun sirsak sebagai Alternatif  Pengobatan Gangguan Kelenjar Tiroid secara alami. Kandungan kahisat dari perpauan kulit manggis dan daun sirsak telah terbukti  ampuh, efektif dan aman dalam mengobati penyakit kelenjar tiroid tanpa menimbulakan efeksamp[ing ataupun ketergantungan obata sehingga sangat aman untuk dikonsumsi. Ramuan tradisional Kulit manggis yang di padukan dengan daun sirsak dapat anda temukan dalam kandungan khaisat obat herbal kelenjar tiroid. Informasi selengkapnya baca juga artike Obat Herbal kelenjar Tiroid

Rabu, 14 Januari 2015

Dampak Pestisida Bagi Kesehatan

Dampak Pestisida Bagi Kesehatan sangatlah berpengaruh beras, pasalnya penggunaan pes tisida yang berlebih merupakan sumber penyakit bagi tubuh, oleh karena itu hindari penggunaan pestisida yang berlebihan serta mulailah menjalankan pola hidup yang sehat untuk menghindari dampak negatif yang di timbulkan pestisida bagi kesehatan. Berikut ini adalah informasi mengenai Dampak negatif penggunaan pestisida bagi kesehatan yang berkaintan dengan penyakit parkinsion. Selamat menyimak.

Penyakit Parkinson


Parkinson merupakan suatu penyakit dimanan terjadinya gangguan fungsi saraf pusat akibat dari menipisnya produksi dopamin
sel di daerah otak  tepatnya daerah Substantia nigrafaktor genetik dan lingkungan merupakan pondasi awal hilangnya sel -sel otak, akan tetapi para peneliti menilai bahwa stres oksidatif, inflamasi, dan mitokondria disfungsional menjadi kontributor utama neurodegeneration pada penyakit Parkinson.

Progresi penyakit biasanya menyebabkan gejala khas seperti tremor, kekakuan otot, bradykinesia (kelambatan dan kesulitan dengan gerakan), keseimbangan yang buruk, gangguan tidur, dan hilangnya koordinasi, akhirnya, terjadi penurunan kognitif, dan, dalam lanjutan, muncul penyakit demensia. Baca juga artikel tentang : Pencegahan Penyakit Parkinson

Dampak Pestisida Bagi Kesehatan dan faktor Pemicu Penyakit Parkinson


Pestisida adalah substansi kimia dan bahan lain serta jasad renik dan virus yang digunakan untuk mengendalikan berbagai hama seperti aitu serangga, tungau, tumbuhan pengganggu, penyakit tanaman yang disebabkan oleh fungi (jamur), bakteria dan virus, kemudian nematoda (bentuknya seperti cacing dengan ukuran mikroskopis), siput, tikus, burung dan hewan lain yang dianggap merugikan.

Penggunaan pestisida untuk membunuh hama yang tidak terkontrol, baik dari segi dosis maupun frekuensi penggunaan dapat meningatkan kadar pestisida yang tinggi dalam kandungan sayuran dan buah yang banyak dikonsumsi masyarakat saat ini sangat tinggi. dr. James Bower, neurolog darai Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, AS, menjelaskan bahwa Komponen pestisida dapat merusak sel otak dan mengakibatkan kadar dopamin di otak menurun. Selain itu, pestisida juga dapat menyebabkan  diare, pusing, kerusakan hormon, kelainan kulit, dan kanker. Oleh karena itu, perlu di perhatikan bahawa penggunaan pestisida yang tidak terkontol sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Pasalnya buah dan sayura yang telah terkontaminasi papran zat kimia dalam kadar tinggi serta tidak terkendali, tidak dapat larut dalam air, sehingga zat-zat dapat tertimbun dalam tubuh dan merusak sel-sel saraf. Hal tersebut dapat meningkatkan resiko penyakit parkinson, kanker dll.

Untuk mengurangi paparan zat kimia (Pestisida), berikut ini beberapa cara yang dapat kita lakukan andatara lain :
  • Konsumsi sayur dan buah organik.
  • Menanam sendiri sayur-sayuran serta buah yang akan dikonsumsi.
  • Menanam sayuran secara hidroponik
  • Jika tidak mau bercocok tanam, bersikaplah cermat saat memilih sayuran serta buah. Sayuran yang memiliki daun yang dimakan ulat justru lebih baik ketimbang sayuran yang segar tanpa sedikit pun bekas gigitan ulat.
  • Hindari sayuran serta buah yang terliaht terlalu  segar dan berwarna cerah, karena sayuran atau buah seperti itu mengandung paparan zat kimia serta lkandungan pestisida yang berlebih sehingga menamplkan buah dan sayran yang mulus dengan warna yang mengkilap dan terlihat segar.
Rekomendasi Pengobatan

Setelah anda menyeimaka ulasan mengenai dampak negatif bagi kesehatan dari penggunaan pestisida yang tidak terkontrol baik secar dosisi maupun frekuensi. Untuk mencegah sekaligus mengobatai penyakit yang dipicu oleh paran zat kimia tersebut slah satunya penyakit parkinson, kami merekomendasikan ACE MAXS sebagai Obat Tradisional Penyakit Parkinson sekaligus pencegahan penyakit parkinson diusia muda serta mengurangi resiko penyakit parkinson di usia lanjut dengan cara alami. 

Terimakasih atas kunjungannya, informasi yang tersaji dapat menambah wawaan anda seputar  kesehatan dan bermanfaat.... Salam Sehat !!!